Sejarah Teknologi Nuklir


Singkat. Padat. Jelas.

Berikut adalah sejarah tentang teknologi nuklir dari tahun 1896 sampai tahun 1962 (saja) tapi mendetail tiap tahun loh, jangan dilihat dari panjangnya tulisan ini, karena sebenarnya ini sudah dirangkum dan kalo dibaca sebenernya mah sedikit, keliatan panjang sekali karena ada keterangan gambarnya supaya kebayang sama kalian…. silakan dinikmati~~

 

1896


Ahli fisika Perancis Henri Becquerel menemukan gejala radioaktivitas ketika plat-plat fotonya diburamkan oleh sinar dari uranium.

1898

Pierre dan Marie Curie memulai proyek yang berujung pada penemuan unsur baru – radium.
1902

Ahli fisika Inggris Ernest Rutherford dan ahli kimia Frederick Soddy menerangkan peluruhan radioaktif yang mengubah unsur seperti radium menjadi unsur lain sambil menghasilkan energi.
1905

Albert Einstein, pegawai paten di Bern, menunjukkan kesetaraan massa dan energi dalam persamaan E=mc, sebagai bagian dari Teori Kenisbian relativitas khusus. Persamaan ini meramalkan bahwa energi yang amat besar terkunci di dalam materi
1910

Soddy mengusulkan adanya isotop – bentuk unsur yang memiliki sifat-sifat kimia sama tetapi berat atomnya berbeda.
1911
Rutherford, dengan menggunakan partikel alfa, menyelidiki bagian dalam atom dan menemukan intinya yang berat.
1913
Francis Aston, ahli kimia Inggris, secara menyakinkan menunjukkan adanya isotop. Ahli fisika Denmark Niels Bohr mengajukan teorinya berdasarkan apa yang telah ditemukan oleh Rutherford dan teori kuantum ahli fisika Jerman Max Planck.
1919
Rutherford menunjukkan perubahan nitrogen menjadi oksigen dan hidrogen setelah dibentur oleh partikel alfa. Ini adalah reaksi nuklir pertama yang diamati oleh manusia.
1928
Dalam langkah-langkah pertama ke arah pemahaman dasar mengenai kakas nuklir, orang Amerika Edward Condon dan Ronald Gurney dan George Gamow yang lahir di Rusia, dalam penyelidikan tersendiri, menerangkan bagaimana partikel alfa di pancarkan dari inti.
1931
Deuterium, isotop berat hidrogen yang kemudian dipakai dalam bom hidrogen (bom-H) yang pertama, ditemukan ahli kimia Amerika, Harold Urey.
1932
Ahli fisika Inggris John Cockroft dan ahli fisika Irlandia Ernest Walton bekerja sama dalam mengubah litium menjadi inti helium, memakai proton yang dipercepat dengan alat “pemecah atom” sederhana. Ini merupakan pembuktian ekperimental yang pertama terhadap rumus Einstein E=mc .
Neutron, partikel penyusun atom yang ternyata merupakan kunci ke arah pembelahan inti, ditemukan oleh ahli fisika Inggris James Chadwick.
1933

Irene dan Frederic Joliot-Curie, ahli fisika Perancis, menunjukkan bahwa beberapa atom yang stabil, mengalami reaksi nuklir bila dibentur oleh partikel alfa dan berubah menjadi isotop tak stabil berumur pendek. Inilah keradioaktifan berumur buatan pertama.
1938

Hans Bethe di Amerika Serikat berteori bahwa energi matahari berasal dari reaksi fusi, suatu proses yang memadukan dua inti ringan dan melepaskan energi yang jumlahnya besar. Istilah reaksi yang kini menghasilkan ledakan bom-H.
1939
Otto Hahn dan Fritz Strassmann di Berlin menembaki uranium dengan neutron dan menemukan unsur barium yang lebih ringan sebagai hasil dari reaksi itu, tetapi tidak dapat menjelaskan percobaan munculnya barium tersebut.
Pelarian Jerman Otto Frisch dan Lise Metner menjelaskan percobaan Hahn dan Strassmann sebagai fisi – pembelahan suatu inti berat menjadi inti-inti yang lebih ringan, misalnya inti barium, dengan melepaskan banyak energi.
Frederic Jolit-Curie menunjukkan bahwa fisi satu atom uranium oleh satu neutron menghasilkan dua atau tiga neutron bebas. Ini menyarankan kemungkinan reaksi berantai; dalam reaksi ini neutron baru melanjutkan dan memperluas reaksi yang dimulai oleh pembenturan neutron awal.
Bohr meramalkan bahwa uranium-235 akan membelah bila ditembak neutron, tetapi U-235 sangat langka.
Albert Einstein di Amerika Serikat pada Lembaga Penelaahan Lanjut memperingatkan Presiden Roosevelt akan bahaya militer dari energi atom.
1940
Para ahli kimia di Universitas California yang dipimpin oleh Glenn Seaborg dan Edwin McMillan menemukan plutonium, hasil penembakan U-238 yang radioaktif, dan pengganti yang baik dari U-235 yang langka.
Metode difusi gas untuk memisahkan isotop-isotop uranium dikembangkan di Universitas Kolombia.
1942
Dibawah pengarahan Enrico Fermi reaktor atom pertama dibangun, dan pada tanggal 2 Desember 1942, jam 15.52, berlangsung reaksi berantai pertama dalam proyek yang diprakarsai dan dikoordinasi oleh Arthur H. Compton.
Suatu program atom militer A.S dengan nama sandi Proyek Manhattan, dibentuk dibawah pimpnan Mayor Jenderal Leslie R.
Groves. Di Oak Ridge, Tennessee, spektrometer massa dipergunakan untuk memproduksi U-235 murni, di bawah pengarahan Ernest O.Lawrence.
Pembangunan laboratorium bom atom dimulai di Los Alamos, New Mexico, di bawah pengarahan J. Robert Oppenheimer.
1943

Reaktor-reaktor dibangun di Hanford, Washington, untuk memproduksi plutonium.
1945

Bom atom pertama diletuskan di Alamogordo, New Mexico, Senin 16 Juli.
Bom atom pertama menghancurkan Hiroshima, Jumat 6 Agustus.
Nagasaki menjadi sasaran kedua pada tanggal 9 Agustus.
1949

Uni Soviet meledakkan bom atom pertama mereka.
1950
Presiden Harry S. Truman pada tanggal 31 Januari mengumumkan bahwa ia telah merestui Komisi Tenaga Atom untuk melanjutkan pengembangan bom-H.
1952
Bom atom Inggris pertama diledakkan pada tanggal 3 Oktober di Pulau Monte Bello di lepas pantai Australia
Ledakan uji coba bom-H A.S. Yang pertama terjadi dekat Atol Eniwetok di Pasifik, pada tanggal 1 November.
1953
Dalam bulan Agustus Uni Soviet meledakkan bom-H 1954.
1954

USS Nautilus, kapal selam atom pertama diluncurkan.
1956

Reaktor pertama menghasilkan tenaga listrik mulai bekerja di Calder Hall, Inggris.
1957

Reaktor Shippingport, pembangkit listrik tenaga atom pertama di A.S mulai beroperasi.
1959
Uji coba reaktor atom kecil yang pertama – KiwiA-untuk penggunaan dalam roket terjadi di lokasi pengujian Nevada.
1960

Perancis meledakkan bom atom dalam uji coba di Sahara.
1961
Uni Soviet melakukan uji coba bom-H terbesar (55 sampai 60 megaton) di pulau daerah kutub Novaya Zemlya
A.S. Memulai Proyek Mata Bajak, serentetan percobaan ledakan nuklir skala besar untuk maksud-maksud damai seperti misalnya pembuatan terusan.
1962

A.S. Meledakkan bom-H dari roket Thor dan menciptakan suatu zona radiasi buatan manusia
Perjalanan perdana kapal nuklir Savannah A.S., Kapal dagang bertenaga atom yang pertama.
Segitu aja dulu deh… mudah-mudahan bisa dilanjutkan lagi.
wassalam.
    • buam
    • November 30th, 2010

    ahhahahahahahhahaha

    • soni
    • January 23rd, 2013

    Terimakasih atas infonya, kandungan radio aktif pada rokok kata ada ya?? tolong di jelaskan 🙂

    • belum bisa dipastikan, tpi menurut saya tidak ada bahan radioaktif pada rokok, karena di rokok tidak terkandung mineral, melainkan hanya rempah-rempah saja

    • amin
    • July 9th, 2013

    assalam,boleh dikongsi x artikel ni?

    • boleh, jika ada yang salah/kurang tepat.. bagiam mana yg mau anda kongsi?

  1. No trackbacks yet.

Leave a reply to amin Cancel reply