Waktu Paro Radioaktif


jadi, apa sih WAKTU PARO RADIOAKTIF?

umumnya pengertiannya ini:
“waktu paruh radioaktif adalah periode waktu yang diperlukan zat radioaktif untuk meluruh menjadi separo.”

kenapa zat radioaktif mempunyai waktu paro? karena hanya atom yang tidak stabil yang mempunyai waktu paro. atom yang tidak stabil akan meluruh dan lamanya peluruhan ini tergantung pada waktu paronya.

waktu paruh dari suatu zat radioaktif selalu sama dan tidak bergantung pada jumlah zat mula-mula. tidak peduli dengan suhu, kombinasi kimianya atau kondisi lainnya.

walaupun begitu, setiap zat radioaktif berbeda beda waktu paronya. ada zat radioaktif yang sangat cepat meluruhnya sehingga separuh atomnya meluruh hanya kurang dari satu detik (misalnya Lithium-8, waktu paronya hanya 0.85 detik). ada juga yang sangat lambat sehingga perlu waktu miliaran tahun untuk meluruh menjadi tinggal separo (misalnya Uranium-238, waktu paronya 4.51 miliar tahun).

mereka meluruh menjadi zat apa, juga tergantung pada zat asalnya. ada yang meluruh menjadi zat radioaktif lainnya, ada juga yang tidak (menjadi stabil).  contoh beryllium 11 memiliki waktu paruh 13.81 detik dan meluruh menjadi boron 11. Ini artinya dalam 13.81 detik, separuh berylium 11 akan menjadi boron 11.

Darimana kita tau kalau fosil dinosaurus berusia sekian ratus juta tahun? nah, manfaat dari waktu paro adalah menentukan usia suatu benda. yang terkenal dari penentuan usia adalah dengan menggunakan teknik radiokarbon.

teknik radiokarbon dipakai untuk menentukan usia mahluk hidup berdasarkan kelimpahan isotop karbon yang tidak stabil. Isotop di muka bumi tersebar lebih dari 99% karbon 12 dan 1% karbon 13.  Isotop ini stabil sehingga tidak meluruh lagi. Tapi ada isotop yang tidak stabil yaitu karbon 14.

Atom karbon ini kemudian bersenyawa dengan oksigen menjadi karbon dioksida. Kemudian karbon dioksida tersebut diserap oleh tumbuhan dalam proses respirasi. Kemudian tumbuhan memecahnya menjadi karbon dan oksigen. Karbonnya sendiri dipakai untuk membentuk gula, dan semua penyusun tubuh tumbuhan itu sendiri. Nah, karbon ini kemudian dimakan sapi, kambing atau herbivora lainnya, terus beredar dalam jaring-jaring kehidupan.

Saat makhluk hidup itu mati dan belum sempat dimakan makhluk hidup lainnya karbon 14 di tubuhnya mulai meluruh. Sebenernya pada saat makhluk tersebut dimakan sudah meluruh tapi atom karbon 14 terus datang hingga akhirnya mahluk itu mati. Jadi, peluruhan karbon 14 bisa dihitung semenjak hewan mati. Karbon 14 mempunyai waktu paro 5730 tahun.

Cara peluruhannya dengan melepaskan satu elektronnya. Karena elektronnya terbuang satu, maka protonnya berlebih satu, jadilah ia nitrogen 14 kembali. kita tinggal menghitung berapa banyak perbandingan atom karbon 14 dengan karbon 12 di fosil dan dengan itu mereka tahu kapan mahluk tersebut mati. Inilah mengapa kita tahu kalau fosil dinosaurus berusia sekian tahun.

teknik lain yang digunakan untuk mengukur usia adalah potasium-argon, yang dipakai untuk  mengukur usia batuan. waktu paruh potassium 40 adalah 1,26 miliar tahun. timbal-210 memiliki paro waktu22.3 tahun dan dipakai untuk mengukur usia endapan di danau, samudera atau salju. uranium-thorium dipakai untuk mengukur usia tulang, gigi, cangkang atau koral dan usia meteorit dan batu bulan. Rubidium-strontium untuk mengukur mineral.

semoga bermanfaat
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s