unsur radioaktif : ASTATIN (UPDATED!)


Astatin disinyalir adalah unsur radioaktif yang keberadaannya di bumi ini yang paling langka dan sedikit.

Dalam sebuah essay karya Isaac Asimov, Astatin terletak di dalam kerak bumi dan jumlah totalnya diperkirakan hanya 1 0z/28 g pada waktu tertentu. Jumlah itu bahkan kurang dari 1 sendok teh dan terjadi secara alami. Astatin telah masuk ke Guinness World Records sebagai unsur yang paling langka di bumi.

Secara alami, Astatin terbentuk oleh peluruhan Uranium-235 dan Uranium-238. Setelah terbentuk, Astatin akan mengalami peluruhan dengan waktu paro (half-life) dalam hitungan beberapa menit. Astatin memiliki ‘waktu hidup’ di bumi sangat singkat. Setelah astatin mengalami peluruhan, maka produk yang terbentuk adalah isotop timbal (isotope lead). Astatin merupakan unsur halogen yang paling tidak reaktif dari unsur-unsur halogen lainnya, bahkan lebih ‘mandul’ alias tidak reaktif dari iodin.

Pada tahun 1940 di University of California, Dale R. Corson,  Kenneth Ross MacKenzie,  dan Emilio Segre pertama kali mensintesis/membentuk Astatin dengan membombardir Bismuth dengan partikel alfa di dalam cyclotron. Pada percobaan tersebut diketahui bahwa zat itu (Astatin) bersifat sangat radioaktif dan berdasarkan sifat-sifatnya yang lebih cenderung ke unsur halogen (hampir mirip dengan iodin). Beberapa tahun sebelum Dale Corson dkk. mensintesis Astatin, ternyata ada ilmuwan bernama Fred Allison dari Alabama Polytechnic Institute mengklaim bahwa zat tersebut namanya Alabamine (Ab). Fred tidak mensintesisnya, namun ia menelusuri keberadaan zat tersebut, dan ternyata..sebelum Fred Allison pun ada ilmuwan terdahulu yang telah memprediksi keberadaan zat tersebut (astatin), yaitu bapak pembuat tabel periodik kita, Dmitri Mendeleev. Bapak Dmitri Mendeleev memprediksi bahwa dalam unsur halogen terdapat suatu zat yang terletak dibawah Iodin, dan beliau sementara menamainya sebagai eka-iodine.

Dale Corson, Kenneth Mackenzie, dan Emilio Segre setelah mengetahui bahwa Alabamine yang mereka sintesis tersebut ternyata sangat tidak stabil, maka mereka meREKLAIM nama zat tersebut untuk yang kedua kalinya dengan sebutan ASTATIN,  yang dalam bahasa yunaninya berasal dari kata astatos yang artinya ‘unstable’ alias tidak stabil.

Ternyata eh ternyata.. di belahan dunia yang lainnya ketika Dale Corson sibuk mensintesis astatin, ternyata ada para ilmuwan dari India dan Swiss yang ikut-ikutan mengKLAIM zat halogen terakhir tersebut. Dari India, kimiawan bernama Rajendraral De mengklaim bahwa zat halogen terakhir tersebut bernama Dakin, sedangkan kimiawan dari Swiss bernama Walter Minder mengkalim bahwa zat tersebut namanya Anglohelvetium.

Dewasa ini telah diketahui bahwa astatin paling stabil (Astatin yg disintesis, Astatin-210)memiliki waktu paro terlama adalah selama 8,3 jam. Astatin ditemukan di alam bebas tidak berupa zat yang murni, melainkan dalam mineral uranium atau dalam mineral thorium (campuran), itu juga dengan jumlah yang sedikit dan waktu paro yang singkat. Astatin akan terbentuk kembali seiring dengan peluruhan uranium secara bertahap dan lambat. Astatin adalah unsur radioaktif semi-metalik. Astatin yang sering digunakan sebagai perunut adalah Astatin-211 dan karakteristiknya menyerupai iodin, sebagai perunut kelenjar tiroid. Astatin memiliki sekitar 30 isotop, diantaranya Astatin-218 yang bisa ditemukan di dalam mineral uranium, Astatin-215 dan Astatin-219 bisa ditemukan di dalam campuran aktinium, dan Astatin alami yang memiliki waktu paro terlama ialah Astatin-219 dengan waktunya selama 56 detik, Astatin-213 adalah Astatin yang memiliki waktu paro paling sedikit, yaitu 125 nanosekon.

Apakah Astatin bisa bersenyawa dengan zat lainnya? berdasarkan percobaan dan teori sih bisa, namun percobaannya itu dilakukan dalam jumlah yang mikro karena kelangkaan dari astatin yang sangat ekstrem. Contoh dari senyawa astatin adalah : Sodium astatida (NaAt), Magnesium astatida (MgAt2), dan Carbon tetraastatida (CAt4).

Hmm… Astatin yang misterius…

About these ads
    • aulia
    • October 22nd, 2010

    d kehidupan ini astatin gunanya untk apa?

    • karena karakteristik astatin yang menyerupai iodium, maka astatin terkadang dipakai sebagai perunut/pelacak kerusakan pada kelenjar tiroid/gondok, seperti halnya iodium.. lebih jelasnya tentang kegunaan radioisotop disini : http://imperfectionists.wordpress.com/2010/10/17/kegunaan-radioisotop/

    • NbylMinHo
    • October 22nd, 2010

    hmmh however,astatin tetep bagian dari radioaktif yg sifatnya dia selalu punya paro waktu (lifetime). Berati segimana langkanya,mereka tetep selalu ada kan? gak pernah abis?

    visit our fresh blog radioaktif12fm.wordpress.com :)

    • ine
    • November 21st, 2010

    aduh susah,,, g ngerti perbedaan radioaktif m radioisotop
    d yg tauuuuuuuuuuuuuu

    • radioaktif itu..sifatnya , kalo radioisotop itu .. zatnya , misalnya astatin-211 bersifat radioaktif, maka astatin-211 tersebut dipanggil radioisotop…
      gimana? kebayang engga?

  1. alhamdulillah , setelah mencari dimana..dimana…dimana rimbanya ASTATIN (loh?!?!) akhirnya dapet juga nih sejarah astatin , hehe

    itu bentuk astatin cuma mineral uranium atau dalam mineral thorium aja mas / mba ?

    • Nur Maida Rahma
    • December 12th, 2011

    bahaya dari astatin apa aja? bagaimana meminimalisir dampak bahaya tersebut?
    mengapa astatin diperlukan manusia?
    tolong jawab yaa kak. ditunggu.

    • Ephiill
    • September 18th, 2012

    Thx gan..
    bantu tugas saya..

    • adi rafly
    • April 16th, 2013

    Zat radioaktif iodin-131 dii manfaatkan manusia dalam kehidupan sehari-hari sebagai Äρå ?

    Pin bb:21a03980

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.